oleh

Hengkang dari Golkar, Abdul Syukur Pilih Demokrat

bantenproNews – Setelah 34 tahun bernaung di bawah beringin, Abdul Syukur akhirnya hengkang. Mantan Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang 2010-2015 itu memilih bergabung ke Partai Demokrat.

Abdul Syukur sudah sejak 1987 menjadi kader Partai Golkar. Melalui Partai Golkar, dia terpilih sebagai anggota DPRD Kota Tangerang dua periode. Yaitu periode 1999-2004 dan periode 2004-2009. Pada Pemilu 2009, Syukur juga terpilih menjadi anggota DPRD Propinsi Banten 2009-2014.

Abdul Syukur mengatakan kepindahannya ke Partai Demokrat sudah melalui perenungan yang cukup panjang. Dia sudah pikirkan secara matang.

“Setelah melalui perenungan yang cukup panjang, pilihan terbaik buat saya ke Partai Demokrat,” kata Syukur kepada bantenpro.id, Selasa (23/11/2021).

Syukur mengatakan tak perlu mengundurkan diri secara resmi dari Partai Golkar. Sebab, dia tak lagi masuk dalam struktur kepengurusan.

“Saya enggak mengundurkan diri karena saya enggak masuk struktural. Saya di DPD Partai Golkar Provinsi Banten nggak masuk, di Kota Tangerang juga enggak masuk,” katanya.

Kepindahan Syukur ke Partai Demokrat memberi sinyal bahwa dirinya akan kembali ikut meramaikan Pemilihan Kepala Daerah Kota Tangerang 2024 mendatang. Dia membenarkannya. Bahkan menurutnya, peluang untuk maju pada pemilihan kepala daerah lebih besar dia dapatkan di partai berlogo bintang mercy itu.

“Bisa juga mengarah ke sana, karena Golkar pasti menjagokan ketuanya, pasti mencalonkan ketuanya. Secara struktural juga saya sudah enggak masuk,” kata dia.

Baca Juga :  Jika Lolos ke Senayan, Begini Tekad Fahri Hamzah dan Partai Gelora

Syukur menegaskan, hengkangnya dia ke Partai Demokrat murni semata-mata karena hasil perenungannya yang cukup panjang.

“Memang sudah jalannya begitu, saya harus ke Demokrat. Kalau buat pencalonan pilkada sih saya akan realistis. Tapi perpindahan itu biasa juga. Demokrat memang bukan partai pertama buat saya, tapi Demokrat akan menjadi partai terakhir buat saya,” ujar mantan anggota DPRD Provinsi Banten itu. (mst/bpro)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.