2 Mobil Dinas Satpol PP Kota Tangerang Ludes Terbakar di TPA Rawa Kucing

bantenpro.id – Dua mobil dinas Satpol PP Kota Tangerang yang terparkir di seberang pintu 3 TPA Rawa Kucing hangus terbakar pada Sabtu (21/10/2023) siang.

Jenis kendaraan yang terbakar antara lain mobil patroli dan mobil operasional dinas Toyota Avanza. Api yang membakar mobil tersebut kini sudah dipadamkan.

Terbakarnya mobil tersebut disebabkan oleh kobaran api di TPA Rawa Kucing yang menyambar. TPA sampah tersebut mengalami kebakaran sejak Jumat (20/10/2023) siang. Hingga malam ini api belum padam.

Pantauan bantenpro.id, bangkai mobil Satpol PP Kota Tangerang tersebut masih tergeletak di depan TPA Rawa Kucing. Informasi yang diperoleh, peristiwa terbakaranya mobil dinas itu terjadi pukul 11.00 WIB.

Kepala Satpol PP Kota Tangerang Wawan Fauzi menjelaskan, insiden itu terjadi saat dua kendaraan dinas itu terparkir di lahan kosong seberang TPA Rawa Kucing.

“Pada saat itu anggota kami sedang sibuk membantu petugas BPBD untuk memadamkan api,” jelasnya.

Yang mengetahui pertama kali kebakaran kendaraan dinas tersebut adalah warga sekitar. Atas insiden itu, Wawan menjelaskan pihaknya akan lebih berhati-hati lagi dalam menempatkan kendaraan dinasnya pada saat di lokasi kebakaran.

“Ini menjadi yang pertama dan terakhir,” tuturnya.

Pantauan bantenpro.id, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah turut meninjau kobaran api di pintu 3 TPA Rawa Kucing.

Arief mengungkapkan, upaya pemadaman api yang meluluhlantahkan sebagian besar area TPA Rawa Kucing itu melibatkan alat berat dari pemerintah daerah tetangga dan otoritas Bandara Soekarno-Hatta.

Baca Juga :  Diduga Akibat Korsleting Listrik, 16 Warung di Situ Bulakan Terbakar

“Ya alat berat sudah kita tambahkan dan kerahkan semua termasuk bantuan dari Pemkot Tangsel, Pemkab Tangerang termasuk dari DKI dan juga AP 2. Personel juga kita tambah dengan mengerahkan para petugas PU dan Satpol PP untuk membantu di lapangan,” ujar Arief.

Di lokasi juga terdapat personel dan mobil pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Tangerang yang turut membantu pemadaman.

Saat ini, kata Arief, petugas pemadam mengalami kendala dalam proses pemadaman. Cuaca panas menjadi faktor utama.

“Tolong hati-hati karena musuhnya adalah cuaca jadi kita tidak bisa prediksi karena ini asapnya sudah sangat pekat dan cepat sekali menyebar. Bahkan beberapa personel sudah tumbang juga karena alami sesak napas,” katanya. (mst)