Wartawan Asal Tangerang Lulus Seleksi Tertulis Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan Tipikor

bantenpro.id – Mahkamah Agung mengumumkan hasil seleksi calon hakim ad hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi tahap XIX, Kamis (06/04/2023). Dari nama-nama yang diumumkan, ada nama Khoiri Akhmadi yang dinyatakan lulus seleksi tertulis sebagai calon hakim spesialis kasus korupsi.

Khoiri Akhmadi dikenal sebagai seorang wartawan dari media ternama. Namanya tertulis pada nomor urutan 51 calon hakim ad hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi tahun 2023 untuk wilayah Banten. Pria yang berdomisili di Kelurahan Medang Lestari, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, itu dinyatakan lulus seleksi tertulis bersama lima calon hakim lainnya.

Khoiri Akhmadi lulus seleksi bersama Nofalinda Arianti, Burhanudin, Nova Roolof, Kiagus Muhammad Thamrin dan Muhammad Khamdani. Enam calon hakim ad hoc tipikor ini telah mengikuti ujian tertulis yang dilaksanakan serentak oleh 31 Pengadilan Tingkat Banding seluruh Indonesia.

Mahkamah Agung sendiri telah mengumumkan secara keseluruhan ada sebanyak 150 calon hakim ad hoc lulus seleksi tertulis pada ujian tersebut. Selain wartawan, profesi calon hakim ad hoc di 31 Pengadilan Tinggi yang ikut seleksi juga beragam. Antara lain advokat, aparatur sipil negara (ASN), mantan hakim ad hoc, pensiunan ASN, dosen, TNI, peneliti, wiraswasta, hingga pekerja sosial.

Mahkamah Agung selanjutnya meminta masyarakat untuk berpartisipasi. Masyarakat bisa memberikan informasi atau penilaian terhadap calon hakim ad hoc yang telah dinyatakan lulus seleksi tertulis tersebut.

Baca Juga :  Penutup Mata yang Terlepas, Rp800 Juta untuk Hakim Agung

“Diminta kepada masyarakat untuk memberikan informasi/penilaian kepada panitia seleksi di Mahkamah Agung Jakarta Pusat, HP 081319560882, telp/fax (021) 3446771, Badan Pengawas Mahkamah Agung, atau email kepaniteraan@mahkamahagung.go.id. Identitas akan dirahasiakan oleh panitia seleksi,” tulis panitia seleksi dalam surat pengumuman bernomor 27/Pansel/Ad Hoc TPK/IV/2023 dikutip bantenpro.id, Kamis (06/04/2023).

Panitia seleksi menunggu tanggapan dari masyarakat paling lambat 5 Mei 2023. Para calon hakim ad hoc selanjutnya akan menempuh tahap penyaringan profile assesment dan wawancara. (bpro)