Kades di Tangerang Dikeroyok 5 Pemuda, Awalnya Melerai Cekcok

bantenproNews – Kepala Desa Sukamantri Nana Ibnu Holdun menjadi korban pengeroyokan lima pemuda. Padahal kepala desa di Kabupaten Tangerang itu sejatinya ingin melerai sebuah cekcok, tetapi malah berakhir dikeroyok.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (15/12/2021) lalu. Lokasinya berada tepat di depan kantor Kepala Desa Sukamantri.

“Pemudanya berjumlah sekitar 5 orang, kejadiannya Rabu, awalnya pemuda ini cekcok di depan Kantor Desa Sukamantri. Pak kades datang untuk meleraikan, tetapi karena emosi akhirnya malah saling pukul,” ujar Kepala Polsek Pasar Kemis Ajun Komisarsi Polisi Maryadi kepada wartawan, Jumat (17/12/2021).

Maryadi menyebut perkelahian itu dipicu oleh perihal hilangnya sebuah ponsel milik salah satu pemuda. Polisi kini tengah menelusuri lebih lanjut terkait motif para pelaku mengeroyok Nana.

“Karena mungkin ada satu permasalahan di pemuda itu kehilangan ponsel, namun sedang kita telaah,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, Nana mengalami sejumlah luka di bagian tubuhnya. Namun Maryadi mengatakan Nana masih dapat beraktivitas secara normal.

Maryadi mengatakan kasus ini telah diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua belah pihak.

“Ada, tapi tidak sampai menghambat aktivitas. Tapi yang penting ending-nya mereka telah menyelesaikan hal ini secara mufakat dan musyawarah sehingga tidak ada yang saling lapor,” ungkap Maryadi.

“Besoknya, Kamis (16/12/2021), langsung dilakukan mediasi. Kedua belah pihak saat dimediasi saling memahami,” imbuhnya. (bpro)

Baca Juga :  Bobol Rumah Curi 3 HP Senilai Rp8 Juta, Tobby Dihukum 9 Bulan Penjara

 

Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *