Niat Untung Borong Minyak Goreng Murah, Warga Satu RT Gigit Jari

bantenproNews – Niatnya sih mencari untung dan ingin berhemat. Minyak goreng murah pun dipesan. Diborong pula. Tetapi apes. Uang sudah dibayar, 7 bulan minyak goreng tak datang-datang.

Itulah yang dialami warga Perumahan Total Persada, Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Tak tanggung-tanggung, warga satu RT yang tinggal di RT 007 RW 008 akhirnya gigit jari.

Tak ikhlas uang melayang sia-sia, warga pun melapor ke polisi. Mereka mengaku ditipu oleh tetangga mereka sendiri, Rika Fatmawati.

Ketua RT 007 Yadi mengatakan, terlapor bernama Rika Fatmawati menjual minyak goreng serta komoditas lainnya dengan harga sangat murah. Rika awalnya menawarkan minyak goreng murah kepada tetangganya.

Harga untuk satu karton minyak goreng kemasan 2 liter itu ditawarkan Rp105 ribu. Padahal di pasaran, harga minyak goreng kemasan 2 liter dijual berkisar Rp220-230 ribu untuk 1 kartonnya.

“Artinya dengan harga yang jauh lebih murah, konsumen tertarik,” jelasnya.

Warga yang tergiur, masing-masing mengajak kerabatnya untuk membeli minyak goreng agar mendapatkan untung dari penjualan tersebut. Warga pun memesan hingga ribuan minyak goreng.

“Saya tahunya itu memang harga belinya murah, makanya dijual murah karena sistemnya itu pesan dulu, setor duit dulu baru nanti barang turun enam bulan kemudian,” jelasnya.

Kata Yadi, penawaran tersebut sudah berjalan tiga tahun. Lama-lama, warga mulai curiga lantaran barang yang dipesan tak kunjung dikirim masuk bulan ke tujuh.

Baca Juga :  Pejabat BPBD Jadi Sasaran Penipuan Lelang KPKNL, Pelaku Catut Eks Komisaris Krakatau IT 

“Terbongkarnya itu ketika saya pertemukan antara suplier dengan konsumen. Konsumennya ngasih tahu kalau konsumen jual barang dengan harga normal, tapi sama dia (Rika) dijual harga murah,” paparnya.

Warga yang kesal kemudian menggeruduk rumah Rika pada Senin (29/11/2021) sore. Ketakutan didatangi warga, Rika menyerahkan diri ke Kantor Polsek Jatiuwung pada saat itu juga.

Belum diperoleh konfirmasi dari yang dituduhkan warga tersebut kepada Rika. Pantauan di lokasi, rumah Rika kini tak berpenghuni paska kejadian Senin kemarin. Tak ada yang tahu keberadaan keluarga Rika.

Kepala Polsek Jatiuwung Komisaris Zazali Haryono membenarkan bahwa Rika telah menyerahkan diri kepada polisi.

“Iya, menyerahkan diri. Sudah kami tangani. Sudah kami lakukan penyelidikan-penyelidikan,” kata Zazali saat dikonfirmasi wartawan.  (mst/bpro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *