oleh

KRL Anjlok Dekat Stasiun Sudimara, Sempat Bikin Macet 4 Jam

bantenproNews – Kereta Rel Listrik (KRL) anjlok di perlintasan dekat Stasiun Sudimara, Jombang, Kota Tangerang Selatan Minggu (05/12/2021). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.

Bambang (50) warga sekitar mengatakan kereta anjlok tersebut dari arah Serpong menuju Tanah Abang.

“Dari Serpong-Tanah Abang. Anjloknya itu kalau melihat baru mau masuk lajur tiga,” ujar Bambang saat melihat peristiwa kejadian.

Bambang mengungkapkan saat itu palang pintu KRL dalam keadaan tertutup. Menurutnya, kondisi penumpang di gerbong yang tepat anjlok hanya ada beberapa saja.

“Tidak ada yang luka-luka,” katanya.

KRL yang anjlok itu menutup perlintasan akses, sehingga masyarakat yang hendak melewati terpaksa mencari jalur alternatif.

Meski ada kereta yang anjlok, ia menyampaikan ada beberapa kereta tetap melakukan perjalanan dari Tanah Abang – Serpong.

“Setelah anjlok, masih ada kereta lalu lalang jalur satu. Yang anjlok masuk jalur tiga. Perjalanan tergantung jam keberangkatan,” katanya.

Wakil Kepala Polsek Ciputat Timur Ajun Komisaris Polisi Ahmad Mulyono mengatakan perlintasan sempat tertutup selama empat jam dan tak bisa dilewati masyarakat.

“Sekarang sudah bisa dilalui dua arah. Sudah kita atur sedemikian rupa supaya bisa dilalui kembali seperti semula, normal kembali,” ujar Ahmad dikutip dari CNN Indonesia, Minggu (05/12/2021).

Ahmad mengatakan kereta anjlok itu menutup akses mulai dari pukul 12.30 hingga 16.30 WIB. Motor maupun mobil sama sekali tidak bisa melintas.

Baca Juga :  Seorang Ibu Ditemukan Meninggal di Samping Kedua Anaknya

Kini gerbong 7-10 yang menutup jalan raya ditarik ke Stasiun Serpong. Sementara sisa gerbongnya masih belum dievakuasi namun tidak menghalangi jalan raya.

“Tadi kemacetan ada tapi sebentar langsung kita arahkan untuk memutar balik untuk mengambil jalur-jalur alternatif,” kata Ahmad.

“Untuk kereta gerbong sedang dalam perbaikan,” tambahnya. (bpro)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.