oleh

Agen Judi Ditangkap, Bos Masih Berkeliaran

bantenpro.id – Polisi menangkap Samsudin, tersangka agen judi warga Desa Pondok Kelor, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang. Dia ditangkap anggota Polres Metro Tangerang Kota.

Pria yang disebut sebagai leader judi toto gelap ini dihadirkan di hadapan wartawan, Kamis (14/11/2022). Kepada bantenpro.id, Samsudin mengaku baru dua bulan menjadi agen judi. Dia bekerja untuk seseorang yang dia sebut bos. Namun dia merahasiakan siapa bosnya itu.

“Saya ikut-ikutan sama bos,” kata Samsudin.

Tak banyak bisa digali dari Samsudin tentang sosok bosnya. Bandar judi ini masih bebas di luar sana. Polisi juga tidak ikut menangkapnya. Mungkin belum.

Menurut Samsudin, setiap harinya banyak pelanggan yang memasang taruhan melalui jaringannya. Rata-rata bertaruh sebesar Rp50 ribu.

Samsudin menjelaskan, setiap orang yang ingin bertaruh, terlebih dahulu curhat perihal mimpi yang berkaitan dengan nomor togel yang akan dipasang.

Samsudin menjawab mimpi orang tersebut dengan menggunakan buku tafsir yang selama ini menjadi pedomannya. Tanya jawab itu dilakukan melalui pesan singkat.

“Buat yang mimpi, lihat buku tafsir, dia (pemasang) bertanya tentang mimpinya semalam kira-kira tafsir mimpinya apa,” katanya.

Setelah slot togel sudah terpenuhi, maka tugas Samsudin selanjutnya ialah mengumumkan hasil taruhan. Nomor siapa yang keluar, dialah pemenangnya.

Motif dari Samsudin menjadi agen judi adalah mencari keuntungan. Dalam satu putaran judi, dia mendapat komisi sebesar Rp400 ribu.

Baca Juga :  Tak Ditemukan Pelanggaran Pidana, Polisi Setop Kasus Judi Online Menyasar Anak SD

Kepala Polres Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Zain Dwi Nugroho mengatakan penangkapan Samsudin dilakukan di kediamannya. Samsudin tak melakukan perlawanan.

“Kita amankan di daerah Sepatan, Kabupaten Tangerang,” kata Zain Dwi Nugroho.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi pada penangkapan Samsudin berupa satu unit ponsel, uang tunai sebesar Rp834 ribu, buku 1001 Tafsir Mimpi Joyo Boyo, tiga lembar kertas tafsir, dan satu papan tulis yang digunakan untuk mencatat taruhan.

Selain Samsudin, polisi juga menangkap dua tersangka operator judi yakni AG dan N. Antara Samsudin, AG dan N itu tidak saling berkaitan.

AG berperan sebagai pengepul taruhan judi togel hongkong. Uang para penjudi itu kemudian dia taruhkan di situs judi kkne dewatogel88.co. Sedangkan N berperan sebagai pengecer judi togel hongkong.

Atas perbuatannya, para tersangka kasus perjudian itu dijerat Pasal 303 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Namun, pasal yang diterapkan kepada AG sedikit berbeda. Dia kenakan pasal berlapis lantaran melakukan aktivitas judi online.

“Kita jerat Pasal 303 KUHP, dan pasal 45 Ayat 2 juncto 27 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dengan ancaman hukuman penjara paling lama enam tahun,” jelasnya.

Polisi masih melakukan pengembangan dari penangkapan para tersangka. (mst)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.