Mati Tanpa Diadili, Tewas oleh Pengadilan Jalanan

bantenpro.id – Pria terduga pelaku pencurian sepeda motor di Pasar Lembang, Ciledug, Kota Tangerang, meninggal dunia. Ia meregang nyawa setelah menjadi sasaran amarah massa di pasar.

Pria yang belum diketahui identitasnya itu kini menjadi korban tewas amuk massa. Sebelumnya pria ini sempat kritis dan menjalani perawatan selama dua hari di Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta sejak Rabu (27/07/2022).

Kepala Polsek Ciledug Komisaris Polisi Noor Maghantara mengatakan, hingga saat ini belum ada keluarga atau kerabat yang menjemput korban. Sebab, identitas jenazah belum diketahui.

“Saat ini masih berada di RS Polri. Identitasnya belum diketahui,” kata Noor kepada bantenpro.id, Minggu (31/07/2022).

Korban awalnya mencoba menggasak sepeda motor milik seorang pedagang buah di Pasar Lembang yang sedang terparkir. Namun perbuatannya gagal karena dipergoki sang pemilik motor. Aksi pengadilan jalanan pun terjadi. Massa beramai-ramai memukulinya hingga babak belur.

Sudah sering imbauan disuarakan oleh aparat hingga tokoh masyarakat agar aksi main hakim sendiri dihindari. Sebab, perbuatan tersebut tergolong bentuk kebiadaban.

Bahkan main hakim sendiri adalah perbuatan melanggar hukum, yang diancam dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara berdasarkan Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Kepala Polsek Ciledug Noor Maghantara berujar, polisi kini sedang menyelidiki aksi pengeroyokan tersebut. Saat ini, polisi baru mengantongi bukti rekaman kamera CCTV. Namun rekaman tersebut masih belum kuat untuk dijadikan bahan penyelidikan. Polisi masih mencari bukti lain.

Baca Juga :  Bos PT Naila Syafaah Didakwa Telantarkan Jemaah, Sidang Perdana Ungkap Dugaan Pemalsuan Dokumen

“Kami sedang lidik pelaku pengeroyokannya, saat ini kami sedang berburu video amatir yang merekam aksi tersebut, sebab dari hasil sisir CCTV belum ada yang bagus hasilnya,” jelas Noor. (mst/bpro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *