Beli Bensin Pakai QR Code, Aplikasi MyPertamina Diserbu Bintang 1

bantenpro.id – Aplikasi MyPertamina mendapatkan ulasan negatif dari netizen. Aplikasi yang diluncurkan PT Pertamina (Persero) ini mendapat bintang 1,3 di playstore dan 2,5 di App store dari skor 5.

Kolom komentar di aplikasi MyPertamina pun berisi suara-suara yang sumbang dari netizen. Mereka mengeluhkan ribetnya untuk membeli pertalite dan solar bersubsidi dengan aplikasi hingga adanya biaya platform.

“Udah efektif bayar pake uang cash, malah buat ribet. Seharusnya ini tuh dijadikan sebuah opsi bukan kewajiban. Hadeh, belum lagi masalah bug dalam aplikasi kadang force close dan pas dibuka aplikasinya putih tampilan menu munculnya lama. Emang dah kalo ada yang susah kenapa pilih yang mudah wkwkwkwk,” kata Enrico Fortino pada kolom komentar yang diberinya bintang 1.

“Baru pertama kali nyoba bayar pake MyPertamina. Ternyata ada biaya tambahan di atas biaya pembelian BBM yang dideskripsikan sebagai Biaya platform. Biasanya pake apps jadi lebih murah ini malah tambah mahal. Dengan apps ini Pertamina bisa mendapatkan customer behaviour dan itu nilainya jauh lebih tinggi, tapi kok malah customer di-charge ??? Mending bayar pake kartu debit biasa aja. Gak akan pake lagi apps ini selama masih ada biaya platform,” kata adgehfy pada kolom komentar MyPertamina di AppStore.

Suara sumbang lain pun banyak terangkum pada aplikasi MyPertamina. Tampak masyarakat menjadi enggan mengunduh aplikasi untuk membeli bensin di SPBU.

Baca Juga :  Beredar Hoaks Seruan Isi Penuh Tangki BBM Karena Pegawai Pertamina Mogok Kerja

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menghargai seluruh pendapat masyarakat dan netizen.

“Semua masukan, kritikan dan komen ini akan kami jadikan bahan untuk meningkatkan kualitas MyPertamina ke depan,” kata Irto dalam pesan WhatsApp-nya dikutip Tempo, Minggu (03/07/2022).

Ia mengatakan Pertamina tidak mewajibkan masyarakat memiliki aplikasi MyPertamina, tapi harus/wajib daftar di website subsiditepat.mypertamina.id

“QR Code juga bisa diprint, jadi tidak wajib juga memakai aplikasi MyPertamina. Begitu juga saat bayar, mekanisme cash masih diterima,” tuturnya.

Seperti diketahui, 1 Juli 2022 merupakan hari pertama Pertamina meminta pembeli BBM subsidi untuk mendaftar di situs MyPertamina. (bpro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *