oleh

Tidak Semua Honorer Dapat Diselamatkan

bantenpro.id – Penghapusan tenaga honorer diperkirakan berjalan efektif pada November 2023. Setahun menjelang penghapusan tersebut masih terdapat ratusan tenaga honorer yang belum jelas nasibnya.

Sebagian tenaga honorer ada yang diselamatkan dengan diangkat jadi aparatur sipil negara (ASN). Mereka kebanyakan adalah guru dan diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tetapi sampai hari ini, tidak semua tenaga honorer dapat diselamatkan sebelum dihapus.

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, pemerintah daerah belum memiliki opsi penempatan bagi honorer di Dinas Perhubungan, Kantor Kecamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“(Penghapusan honorer) Itu urusan Pemerintah Pusat, saat ini belum, masih dibahas dengan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB),” ujar Sachrudin kepada bantenpro.id, Rabu (29/06/2022).

Sachrudin menganggap, gaduhnya penghapusan honorer bukan hanya terjadi di Pemkot Tangerang. Melainkan juga terjadi di pemerintah daerah lainnya.

Ketidakpastian nasib honorer tersebut menjadi perbincangan yang kerap dibahas oleh para tenaga honorer di Kota Tangerang.

Salah seorang tenaga honorer kecamatan di Kota Tangerang yang enggan disebutkan namanya mengatakan, dia cemas lantaran Pemkot Tangerang belum memiliki solusi yang menentukan nasibnya sebagai honorer.

“Saya cemas, semua teman-teman honorer yang ada di DLH, Damkar dan lainnya juga pasti merasakan kecemasan yang sama,” ujarnya kepada bantenpro.id, Kamis (29/06/2022).

Baca Juga :  Penghapusan Honorer Bikin Resah, Wali Kota Tangerang Ajak Pemerintah Pusat Cari Solusi

Ia berharap Pemkot Tangerang segera memberikan solusi yang konkret dalam persoalan penghapusan tenaga honorer tersebut.

“Entah jadi CPNS atau PPPK yang penting ada kepastian, apalagi ini menyangkut persoalan perut,” tandasnya. (mst/bpro)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.