Polisi Selidiki Kematian Farhan yang Tewas Tertimpa Dahan Pohon

bantenpro.id – Polisi sedang menyelidiki peristiwa runtuhnya dahan pohon yang menewaskan pengendara motor di Jalan M Yamin Kota Tangerang. Sejumlah pihak pun dimintai keterangannya.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Tangerang Kota Komisaris Abdul Jana mengatakan, pihaknya tengah memeriksa sejumlah saksi kematian korban bernama Farhan Haris.

“Saat ini masih dalam pemeriksaan saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian tadi malam. Untuk penyebab pohon tumbang masih dicari tahu,” kata Jana.

Farhan Hariz tewas usai tertimpa dahan pohon yang runtuh di Jalan M Yamin, Kota Tangerang Jumat (03/06/2022) malam. Saat itu, Farhan yang kemudian diketahui berprofesi sebagai pengemudi ojek online sedang mengejar orderannya.

Teman Farhan yang bernama Moses mengaku, setengah jam sebelum meninggal dunia, Farhan masih bersenda gurau bersamanya di pos sekuriti di kawasan tempat tinggal Farhan di Perumahan Taman Royal 2, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

“Sekitar setengah sembilan malam, dia masih nongkrong sama saya, terus dia pergi, bilangnya dapat orderan,” kata Moses kepada bantenpro.id, Sabtu (04/06/2022).

Tak disangka, Farhan menjadi korban dahan pohon tumbang saat tengah mengejar orderannya yang menyebabkan dia meninggal dunia pada pukul 21.00 WIB.

“Saya dapat kabar duka itu sekitar setengah sepuluh malam,” jelas Moses.

Jenazah Farhan kini dikebumikan di daerah Cianjur, Jawa Barat.

Kepala Bidang Pertamanan Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Pertamanan Kota Tangerang Indri Suryani menyebut, dahan pohon yang menimpa Farhan hingga tewas itu berasal dari pohon jenis asam keranji.

Baca Juga :  Banjir Rendam Satu Kampung di Cipondoh Kota Tangerang

Indriani mengaku belum mengetahui penyebab dahan pohon itu runtuh. Ia mengatakan pihaknya masih menghimpun data terkait pohon yang menewaskan pengendara motor di jalan.

“Itu pohon asam kranji, tipe pohon yang kuat dahannya sebetulnya, memang, dahannya berduri,” kata Indri Suryani.

Seorang warga sekitar, Yuli melihat pengemudi motor yang belakangan diketahui bernama Farhan Haris itu melintas di Jalan M Yamin menggunakan motor Yamaha Aerox B-6241-VVI dari arah Jalan Jenderal Sudirman menuju Tugu Adipura.

Malam itu, Jalan M Yamin terbilang sepi dari kendaraan yang melintas. Cuaca cerah. Tak ada angin kencang. Tak ada tanda-tanda akan hujan. Tetapi tiba-tiba dahan pohon asem keranji di bahu kiri jalan runtuh dan menimpa Farhan yang sedang melintas.

Helm yang digunakan korban tak dapat melindungi kepala. Helm terpental akibat terhantam dahan pohon. Bahkan, motor korban pun terpental hingga berjarak 10 meter.

“Lumayan besar dahan pohonya. Jadi dia tertimpa, helmnya terpental, motornya juga terlepas,” kata Yuli kepada bantenpro.id.

Melihat kecelakaan tersebut, warga pun berbondong-bondong menghampiri lokasi kejadian dan segera menutupi jasad korban dengan kantong plastik berwarna hitam. (mst/bpro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *