Rela Masuk Sumur Sedalam 15 Meter Demi Evakuasi Korban

bantenpro.id – Petugas pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Tangerang berhasil mengevakuasi jenazah seorang pria dari dalam sumur di Desa Jayanti, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. Keberhasilan ini berkat keberanian Soni Santoso, petugas damkar yang rela masuk sumur sedalam 15 meter demi mengangkat jenazah korban.

“Awalnya sebelum berangkat ke tempat kejadian di Jayanti, saya mendapat instruksi dari Danton Regu C Pak Iwan Kosasih agar membantu Pos Cisoka mengevakuasi korban bersama 4 rekan yang sedang piket. Hati kecil saya berkata kasihan keluarga korban harus ada yang menolong mengangkat korban dari dalam sumur,” kata Soni mengawali ceritanya, Selasa (17/05/2022).

Setiba di lokasi, Soni yang berasal dari Markas Damkar Curug berdiskusi dengan anggota Pos Damkar Cisoka terkait teknik penyelamatan korban dari dalam sumur. Mereka sepakat berbagi tugas. Ada yang memegang tali dan ada yang masuk ke dalam sumur.

“Waktu itu Pak Sukma anggota Regu C Mako menunjuk saya untuk evakuasi korban di dalam sumur. Karena tanggung jawab sebagai petugas damkar dan ada rasa kasihan kepada korban, saya beranikan diri terjun ke dalam sumur seorang diri dibekali tali karamantel, figur ex dan tangga,” kata Soni.

Soni masuk ke dalam sumur dengan posisi menggantung di tali karamantel dalam kondisi gelap. Saat itu masih pukul 04.30 dini hari.

Baca Juga :  Tangerang Hujan Angin, Banjir dan Pohon Bertumbangan

“Saya coba menurunkan kaki ke dalam air untuk meraba posisi korban, saya turunkan kaki dalam air sampai tiga kali. Kerasa kaki menyentuh korban pada saat saya menurunkan kaki yang ketiga kalinya menyentuh kaus korban,” ucap Soni.

Menurut Soni, posisi korban saat itu dalam posisi telungkup di dasar sumur. Dia lantas menarik baju korban dari dasar sumur dengan cara menjepitnya menggunakan kedua kaki.

“Saya tarik baju korban dihimpit atau dijepit kedua kaki untuk menarik ke permukaan air. Setelah korban naik ke atas permukaan saya mengikat badan korban dengan tali karemantel. Setelah mengikat korban saya ngasi komando dengan gerakin tali ke tim di atas sumur bahwa misi berhasil korban siap diangkat,” ujarnya.

Soni mengaku tidak merasa takut saat mengevakuasi korban dari dasar sumur seorang diri. Saat itu dirinya hanya fokus ingin menolong korban.

“Dalam hati saya berdoa dan berbisik dalam hati agar korban memberikan kemudahan dalam evakuasi dan juga keluarga korban menunggu di atas, hanya itu yang saya yakin dalam mengevaluasi korban,” ucapnya

Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat memberi apresiasi kepada anggotanya baik dari regu Mako Curug, dan Pos Damkar Cisoka yang sudah bekerja mengevakuasi korban yang terjun di dalam sumur di Jayanti pada subuh hari.

“Atas nama pimpinan dalam hal ini Pak Bupati Tangerang, Wakil Bupati Tangerang serta Pak Sekda, mengucapkan terima kasih atas perjuangan yang berhasil evakuasi korban di dalam sumur sedalam 15 meter,” ujar Ujat Sudrajat.

Baca Juga :  Polda Banten Kerahkan Personel Hadapi Ancaman La Nina

Diketahui sebelumnya, peristiwa itu terjadi Minggu (14/05/2022) dini hari. Petugas perlu waktu dua jam untuk mengevakuasi korban yang terjun di sumur Kampung Gandasari Desa Jayanti Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. (bpro)