oleh

Korban Pencurian di Griya Artha Sepatan Bertambah, Ibu-Ibu Geruduk Sekuriti

bantenpro.id – Warga Perumahan Griya Artha Sepatan, Desa Gintung, Sukadiri, Kabupaten Tangerang, beramai-ramai mendatangi pos sekuriti di pintu masuk kompleks, Jumat (29/04/2022) malam. Warga yang seluruhnya kaum ibu itu menggeruduk petugas keamanan imbas maraknya pencurian di lingkungan perumahan klaster tersebut.

Dua hari berturut-turut menjelang Lebaran, empat rumah warga diacak-acak maling. Di depan dua petugas keamanaan, warga meminta petugas keamanan untuk mengatasi dan mencegah kasus pencurian terjadi lagi di lingkungan rumah-rumah mereka.

Ibu-ibu itu juga menyampaikan kekhawatiran mereka atas aksi pencurian tersebut mengingat sebagian warga akan mudik ke kampung halamannya.

“Terus terang kita semua mau pada mudik pak, jadi enggak tenang. Kita harus bagaimana?” kata seorang ibu kepada petugas sekuriti.

Menurut seorang ibu lainnya, kasus pencurian di lingkungan perumahan ini bukan baru kali ini terjadi. Sebelumnya, dia mengaku menjadi korban pencurian. Sepeda motornya digasak maling.

Warga pun meminta pengamanan lingkungan perumahan diperketat dengan menjalankan sistem keamanaan di gerbang kompleks sesuai fungsinya. Termasuk buka tutup portal di pos sekuriti.

Permintaan ini ditanggapi warga lainnya. Menurutnya, percuma saja dijalankan buka tutup portal di pos sekuriti. Sebab, masih ada dua akses masuk lainnya ke perumahan yang tak berpenjaga. Dua akses masuk itu awalnya bukan disediakan developer perumahan. Karenanya, warga meminta kedua ‘jalan tikus’ itu ditutup.

Baca Juga :  Maling Beraksi di Griya Artha Sepatan; 3 Rumah Warga Dibobol, Kotak Amal Masjid Raib

Sementara kepada warga, petugas keamanan mengatakan persoalan pencurian yang terjadi di perumahan ini masih dibahas dalam rapat pengurus lingkungan.

Untuk diketahui, kasus pencurian di perumahan klaster ini terjadi lagi Jumat (29/04/2022) siang. Rumah warga di Blok G6 Nomor 2 dibobol maling. Warga menemukan liggis dan obeng yang tertinggal diduga milik pelaku.

Sehari sebelumnya, Kamis (28/04/2022), pencuri juga sudah beraksi di perumahan ini. Tiga rumah warga menjadi korban. Rumah-rumah warga yang dibobol maling ini berlokasi di dua blok perumahan, yaitu Blok C9 dan Blok E12. Di Blok C9, pelaku menyatroni rumah bernomor 5 dan 7. Dari kedua rumah itu, pelaku menggondol tabung gas kemasan 5 kilogram dan kompor gas.

Sedangkan di Blok E12, pelaku menggasak monitor LCD dari rumah bernomor 11. Di rumah ini, warga mendapati kamar pemilik dalam kondisi acak-acakan dan ditemukan sebilah golok. Warga menduga golok itu milik pelaku yang tertinggal. (bpro)