15 Judul Masuk Propemperda 2022, Enam Raperda 2021 Menggantung

bantenproNews – Sebanyak 15 judul rancangan peraturan daerah (raperda) ditetapkan untuk dibahas DPRD Kota Tangerang tahun ini. Jumlah raperda dalam program pembentukan peraturan daerah (propemperda) 2022 itu antara lain terdiri dari 5 raperda usulan legislatif dan 10 raperda usulan dari eksekutif.

Dari 15 raperda tersebut, 3 di antaranya merupakan raperda rutin atau kumulatif terbuka. Seperti raperda tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021, raperda tentang APBD Perubahan Tahun 2022 dan raperda tentang APBD Tahun 2023. Jadi kalau ditotal sebenarnya hanya ada 12 raperda. Dari 12 raperda itu, 2 di antaranya merupakan raperda ‘warisan’ tahun sebelumnya.

Seperti diketahui, DPRD Kota Tangerang masih mempunyai ‘PR’ pembahasan raperda pada tahun 2021 sebanyak 8 raperda.

Delapan raperda yang belum tuntas pada 2021 itu antara lain:

  1. Raperda tentang Zakat
  2. Raperda tentang Perseroan Daerah Tangerang Nusantara Global (TNG)
  3. Raperda tentang Narkotika
  4. Raperda tentang Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen
  5. Raperda tentang Penyelenggaraan Transportasi.
  6. Raperda tentang Protokoler Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tangerang
  7. Raperda tentang Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang
  8. Raperda tentang Penanganan Fakir Miskin

Dari delapan raperda yang menjadi PR tersebut, hanya dua di antaranya yang akan dibahas tahun ini dan masuk dalam Propemperda 2022. Yaitu Raperda tentang Perseroan Daerah Tangerang Nusantara Global dan Raperda tentang Zakat. Sedangkan enam raperda lainnya belum diperoleh konfirmasi kejelasannya.

Baca Juga :  Setahun Cuma 12 Perda, Kritik Mengemuka

Secara lengkap raperda yang akan dibahas tahun 2022 ini antara lain:

Raperda usulan DPRD

  1. Raperda tentang Pelayanan Publik
  2. Raperda tentang Pengelolaan Zakat Kota Tangerang (Tidak tuntas pada Propemperda 2021)
  3. Raperda tentang Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Drainase Perkotaan
  4. Raperda tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik
  5. Raperda tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren

Raperda usulan eksekutif

  1. Raperda tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021
  2. Raperda tentang APBD Perubahan Tahun 2022
  3. Raperda tentang APBD Tahun 2023
  4. Raperda tentang Pajak dan Retribusi Daerah
  5. Raperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi
  6. Raperda tentang Pengelolaan Limbah Domestik
  7. Raperda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 5 Tahun 2017 tentang Penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas Perumahan
  8. Raperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah ke Badan Usaha Milik Daerah
  9. Raperda tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha
  10. Raperda tentang Perseroan Daerah Tangerang Nusantara Global (Tidak tuntas pada Propemperda 2021)
Baca Juga :  Tok..!! Setahun 12 Perda Sah, 8 Raperda Jadi PR DPRD Kota Tangerang

Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo menyampaikan, terkait pengelolaan zakat, DPRD menginginkan agar ada penguatan aturan dengan mendorong pemerintah daerah agar membuat aturan yang dapat mempermudah penyaluran dan penarikan zakat.

“Raperda inisiatif ini, hasil kawan-kawan dewan menyerap aspirasi dari masyarakat dan diharapkan menjadi solusi atas permasalahan yang ada,” ujar Gatot saat rapat paripurna, Senin (21/03/2022).

Rapat dihadiri Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan Wakil Wali Kota Sachrudin. Gatot menambahkan, DPRD mengambil inisiatif untuk menjadikan zakat sebagai perda agar zakat dapat lebih mudah dalam pengelolaan dan pendistribusiannya.

“Apalagi, untuk potensi zakat di Kota Tangerang sangat besar, sebab mayoritas masyarakat Kota Tangerang yaitu muslim,” ujarnya.

Terkait raperda drainase, DPRD berharap ada grand design secara keseluruhan, melacak titik banjir dengan cepat dan tepat. Sehingga diharapkan mampu menyelesaikan persoalan banjir secara menyeluruh.

(bpro)