BPBD: 53 Jiwa Melayang Akibat Kebakaran

bantenproNews – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mencatat sebanyak 119 peristiwa kebakaran terjadi dalam kurun Januari hingga September 2021.

Penyebab kebakaran didominasi karena korsleting listrik dengan jumlah total korban jiwa sebanyak 53 orang.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Tangerang Hambali mengatakan, sepanjang tahun ini peristiwa kebakaran paling banyak terjadi pada Mei 2021. Wilayah Kecamatan Karawaci menjadi kecamatan yang sering terjadi insiden kebakaran.

“Paling banyak itu Kecamatan Karawaci ada 15 kejadian. Sedangkan, yang paling sedikit itu Kecamatan Batuceper, cuma ada empat kejadian,” kata Hambali saat dikonfirmasi bantenpro.id, Selasa (09/11/2021).

BPBD juga mencatat sebanyak 53 jiwa menjadi korban insiden kebakaran sepanjang tahun ini.

“Di Kecamatan Tangerang itu mencapai 48 jiwa, di Kecamatan Cibodas sebanyak tiga jiwa, di Kecamatan Karawaci dan Kecamatan Karang Tengah itu ada satu,” jelasnya.

Penyebab kebakaran rata-rata karena hubungan pendek arus listrik. Jumlahnya ada sebanyak 67 peristiwa kebakaran.

“Rata-rata penyebabnya karena korsleting listrik pada bangunan rumah warga, pertokoan, maupun industri,” paparnya.

Sementara untuk Kecamatan Periuk dan Jatiuwung yang merupakan wilayah kerja UPT Damkar Periuk tercatat nihil korban jiwa. (mst/bpro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *