Khawatir Learning Loss, Pemkot Tangerang Kembali Siapkan PTM di Tengah Pandemi

bantenproNews – Dinas Pendidikan Kota Tangerang berencana menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas kembali pada 7 Maret 2022 mendatang.

PTM sebelumnya ditutup sejak 26 Januari 2022 lantaran kenaikan kasus positif Covid-19.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Helmiati mengatakan, dasar pertimbangan pihaknya bakal menggelar PTM di tengah Pandemi Covid-19 ini karena kekhawatiran hilangnya pengetahuan dan kemampuan para peserta didik alias learning loss.

Terlebih, saat ini kasus positif Covid-19 di Kota Tangerang mulai menurun. Menurut Helmiati, pihaknya sudah berupaya meningkatkan kompetensi para guru untuk memberikan pembelajaran melalui daring.

“Namun, sehebat apa pun teknologi, yang namanya pendidikan itu tidak tergantikan peran guru secara langsung, karena ada pengamatan dan perkembangan anak yang harus diamati guru,” ujar Helmiati kepada bantenpro.id, Rabu (02/03/2022).

Kata Helmiati, PTM yang akan mendatang itu akan berlaku bagi murid yang duduk di kelas 6 SD. Sebab, murid kelas 6 SD dinilai sudah memahami konsep protokol kesehatan.

Apalagi murid kelas 6 SD bakal menghadapi ujian akhir sekolah sehingga harus memiliki persiapan yang matang.

“Setelah seminggu kita evaluasi, kalau bagus nanti secara bertahap, kelas 5 (ikut PTM), kelas 4, lalu kalau oke nanti kelas 1, 2, 3,” kata Helmiati.

Helmiati menjelaskan, dalam penerapan PTM nanti, jam pelajaran dalan satu hari hanya berlangsung tiga jam. Dalan satu minggu, murid hanya masuk sekolah sebanyak tiga kali.

Baca Juga :  Arief Sebut Kota Tangerang Berpotensi PPKM Level 3

Kemudian, kapasitas murid dalam satu hari juga turut dibatasi hingga 50 persen. Pembagian tahapan PTM itu berdasarkan nomor absen murid.

“Bagi sekolah yang memilki fasilitas infokus, mereka menggunakan metode hybrid. Jadi anak-anak yang 50 persennya mengikuti langsung dari rumah,” paparnya. (mst/bpro)