Mayat di Kamar Mandi itu Korban Pembunuhan, Ini Motif Suami Bunuh Istri

bantenproNews – Mayat wanita penghuni kontrakan di Perumahan Bugel Mas Indah Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, diduga korban pembunuhan. Korban diketahui bernama Paula. Dia diduga dibunuh oleh suaminya sendiri, Asep Saepullah.

Pengakuan Asep kepada polisi, peristiwa itu berawal dari kekesalan dirinya yang mengetahui sang istri pulang larut malam. Tak cuma itu, tercium aroma alkohol di mulut istrinya.

Paula pulang ke rumah usai bekerja sebagai pelayan restoran di daerah Jakarta pada Minggu (13/02/2022) pukul 02.00 WIB dini hari. Rasa cemas Asep terhadap istrinya yang tak kunjung pulang berubah menjadi kekesalan usai mencium bau alkohol dari mulut Paula.

“Hal itu membuat pelaku marah dan sempat ingin meninggalkan korban. Namun, korban bersikeras meminta agar pelaku tetap tinggal dirumah sehingga, ada luka cakaran terlihat sekitar dada pelaku,” kata Kepala Polres Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Komarudin, Rabu (16/02/2022).

Asep kemudian mencekik Paula hingga wanita itu tak bisa bernapas dan tewas. Jasad Paula disimpan di kamar mandi hingga berhari-hari.

“Setelah itu (membunuh) terduga pelaku masih sempat di rumah, tidak kemana-mana sampai dengan hari Senin,” kata Komarudin.

Pada Senin (14/02/2022), terduga pelaku pulang ke rumah orang tuanya di Bogor dan mengaku telah membunuh istrinya. Pihak keluarga pun menyarankan AS menyerahkan diri ke polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Juga :  Tersangka Pembunuh Elis Terungkap Berkat Pengakuan Suami

“Kemudian pada hari Selasa, atau tepatnya kemarin dengan diantar oleh beberapa orang keluarganya (datang) kepada kita,” kata Komarudin.

Polisi beserta keluarga pun bergegas ke tempat kejadian. Di sebuah rumah kontrakan berwarna kuning, tercium aroma tak sedap. Jasad Paula yang sudah membusuk ditemukan di kamar mandi.

Lokasi kejadian ini berada di Perumahan Bugel Mas Indah, RT 01 RW 09, Kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Asep ikut menyaksikan proses evakuasi jasad istrinya itu dengan tangan terborgol.

“Nanti lebih pastinya penyebab kematian, menunggu hasil autopsi. Saat ini proses penyidikan sedang berlangsung,” kata Komarudin.

Warga sekitar lokasi kejadian, Yani, mengatakan, pada Sabtu malam kedua pasangan itu sempat cekcok hingga terdengar oleh tetangga.

“Jadi hari Sabtu itu, mereka sempat berantem. Nah setelah kejadian itu, istrinya enggak pernah keluar rumah lagi,” kata Yani kepada bantenpro.id. (mst/bpro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *