Kepala Disdukcapil Akui Kinerja Pelayanan Masih Lambat

bantenproNews – Pengurusan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang oleh warga banyak dikeluhkan. Kepala Disdukcapil Kabupaten Tangerang Syafrudin mengakui kinerja pelayanan instansi yang dipimpinnya masih lambat. Pelayanan ini terutama pada pengurusan Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang memakan waktu lama.

Menurut Syafrudin, lambatnya pengurusan administrasi kependudukan disebabkan adanya data yang tidak terisi oleh warga sehingga data itu tak terunggah jika mengisi persyaratan secara online. Syafrudin tak menampik, jika pihaknya jarang menginformasikan adanya kekurangan data yang diunggah warga itu saat mengurus secara online.

“Semestinya tidak terjadi seperti itu kalau mengurus secara langsung kepada petugas. Apabila mengurus secara online dan persyaratan sudah terpenuhi dan terunggah itu pasti jadi. Dan untuk memenuhi persyaratan oleh masyarakat tidak butuh waktu lama,” kata Syafrudin kepada bantenpro.id, Senin (14/02/2022).

“Kami akan cepat merespons pengaduan tersebut bila memang jelas datanya dari nama, alamat, NIK, nomor telepon dan e-mail. Namun pada umumnya pengaduan warga tersebut tidak disertai data yang lengkap,” ujarnya.

Syafrudin mengatakan khusus permohonan KTP dan KK, Disdukcapil sudah menginventarisir permohonan yang belum selesai. Data tujuh hari ke belakang saja, ada ribuan KTP dan KK yang belum kelar.

Untuk penyelesaian KTP, katanya, Disdukcapil masih menunggu pengiriman blanko dari Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga :  Awidya Mahadewi Jadi Plt Kepala Ombudsman Banten

“Untuk satu minggu ke belakang, yaitu ada enam ribu KTP dan tiga ribu KK dan itu diprioritaskan untuk kami selesaikan secepatnya,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, akun Instagram Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Tangerang @disdukcapil_kab_tangerang, sejak beberapa pekan terakhir dibanjiri keluhan warganet. Mereka rata-rata mengeluhkan pelayanan yang lambat.

“Pak KK pindah datang udh 1,5 tahun ga jadi2 gmn iniih? nyesel beli rumah d sini rasanya,” tulis pemilik akun @orchidtata yang diposting Jumat (11/02/2022).

Pengguna media sosial lainnya bahkan membandingkan pelayanan Dinas Dukcapil Kabupaten Tangerang dengan di Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

“TOLONG DEH URUSAN ADMINISTRASI JANGAN DIBIKIN LAMBAT. DIKIRA KITA BIKIN BUAT MAIN MAIN??! MAU DIPAKE PAK..BU..YA AMPUUUNN SEABAD BIKIN KK GA JADI JADI. HERAAAAANNNN!!!!! BEDA BANGET PELAYANANNYA SAMA TANGKOT & TANGSEL,” tulis pemilik akun @fathiyarizky.

“ISINYA KOMPLENAN SEMUA , INI BUKTI BAHWA KINERJA KALIAN TIDAK BAIK,” tulis pemilik akun lainnya @mas_idan.

Tak semua keluhan direspons oleh admin akun Instagram @disdukcapil_kab_tangerang. Hanya beberapa komentar yang ditanggapi. Itu pun meminta pengirim komentar untuk mengirim direct message tentang persoalan yang dialami. (mst/bpro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *