Covid-19 Terus Melonjak, Pemkot Tangerang Buka Rumah Isolasi Batusari

bantenproNews – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang melaporkan penambahan kasus harian yang kian tinggi. Tercatat, per 30 Januari 2022 terjadi penambahan 691 kasus. Lonjakan tertinggi sepanjang Januari adalah pada 29  Januari 2022 dengan 711 kasus Covid-19 baru.

Atas situasi ini, Dinkes Kota Tangerang telah membuka Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) Batusari, Kelurahan Jurumudi, dengan kapasitas 59 tempat tidur.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dini Anggraeni mengungkapkan sebelumnya hanya satu RIT yang diaktifkan untuk mengisolasi pasien Covid-19, yaitu RIT Jurumudi Baru dengan kapasitas 67 tempat tidur.

“Data terkini, RIT Jurumudi Baru telah terisi 65 pasien Covid-19 dengan Bed Occupancy Rate (BOR) di angka 97,01 persen. Alhasil, kita harus membuka satu RIT lagi, untuk menampung pasien isolasi. RIT Batusari dibuka sejak Jumat (28/01/2022) dan sudah terisi 31 pasien dengan BOR di angka 52,54 persen,” papar dr Dini dalam keterangan pers, Senin (31/01/2022).

Ia menjelaskan, situasi BOR Rumah Sakit di Kota Tangerang juga kian meningkat. Tercatat per 30 Januari 2022 di angka 32,18 persen dengan 297 pasien, yaitu 13 pasien ICU dan 284 rawat inap pada kondisi sedang dan berat. Padahal pada 23 Januari 2022 BOR rumah sakit Kota Tangerang masih di angka 11,43 persen dengan 91 pasien.

Baca Juga :  Pelajar Alami Panas Tinggi dan Tak Bisa Makan Usai Vaksinasi

“Kondisi ini harus kita waspadai bersama. Penambahan kasus dengan varian Covid-19 apa pun itu, harus kita tekan bersama-sama. Bagaimana caranya? Tentu, seperti yang sudah kita lalui dua tahun terakhir ini. Lewat penerapan protokol kesehatan yang ketat dan vaksinasi untuk menghindarkan gejala berat saat terpapar,” tegas dr Dini.

Ia menekankan, bahwa kewaspadaan individu harus terus ditingkatkan untuk menghindarkan potensi penularan Covid-19. Protokol kesehatan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Terlebih, vaksinasi yang harus berjalan beriringan sebagai kunci untuk melindungi.

“Dinkes juga terus memperkuat kegiatan 3T (Testing, Tracing, Treatment). Memperkuat koordinasi provinsi dan pusat serta fasilitas-pelayanan kesehatan dalam menghadapi ancaman lonjakan kasus. Perlu diingat, beberapa waktu terakhir kasus transmisi lokal terus meningkat,” katanya.

Sebagai informasi, capaian vaksinasi Kota Tangerang per 30 Januari 2022 sudah di angka 1.577.483 atau 106,6 persen pada dosis satu, 1.173.502 atau 79,3 persen pada dosis dua, dan 68.070 atau 4,6 persen pada dosis tiga atau booster. (bpro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *