3 Jam Damkar Beraksi Selamatkan Tangan Balita Terjepit Lubang Air

bantenproNews – Petugas pemadam kebakaran (damkar) tak cuma dituntut jago memadamkan api. Tetapi juga harus cekatan dalam menolong atau menyelamatkan nyawa manusia. Tak melulu urusan kebakaran.

Seperti dilakukan pemadam kebakaran kemarin (06/01/2022). Personel damkar berhasil mengevakuasi balita berusia 3 tahun yang terjepit di lubang saluran air kolam renang di Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Balita berinisial L tersebut berhasil dievakuasi oleh tim Damkar Kota Tangsel setelah 3 jam.

Komandan Regu C Damkar Kota Tangsel Ilham Paturohman mengatakan, peristiwa tersebut berawal ketika pihaknya menerima laporan permintaan bantuan evakuasi bocah yang tangannya terjepit di kolam renang.

“Pada saat bermain di area kolam renang korban memasukkan tangan kanannya ke lubang saluran air di kolam renang. Lalu tangannya/pergelangannya tiba-tiba tersangkut karena pipanya terlalu kecil,” ujar Ilham Paturohman dikutip dari detikcom, Jumat (07/01/2022).

Ilham mengatakan saat itu korban memang sedang berenang didampingi oleh pengasuhnya. Atas kejadian ini orang tua korban melaporkannya ke pihak Damkar Tangsel.

“15 menit sampai sana langsung koordinasi keamanan setempat, lumayan dramatis karena kita melakukan evakuasi dengan cara forciber entry buat ngancurin beton,” tuturnya.

Menurutnya pihaknya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengevakuasi bocah L. Bocah tersebut mengalami memar di bagian tangannya akibat terjepit saluran air tersebut.

“Itu kurang lebih 3 jam, jam 12 baru selesai. Kita pukul dari atas sampai bawah, besi 10 inch kita potong juga. Pipa ukuran 2,5 inch kita potong pakai gerinda. Luka memar aja sih, aliran darahnya gak lancar,” ujarnya.

Baca Juga :  Viral Atap Terminal 3 Bandara Bocor seperti Air Terjun

Ilham menjelaskan selama evakuasi, bocah tersebut panik karena mendengar suara benturan beton yang dihancurkan. Seusai kejadian L dibawa ke RS untuk mendapatkan pertolongan.

“Panik sih, apalagi denger suara benturan tapi stabil karena ada orang tuanya. Korban setelah dievakuasi dibawa ke RS Cinere sama orang tuanya,” jelasnya. (bpro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *