9 Bulan Tinggal di Gubuk Reyot, Korban Kebakaran Luput dari Bantuan Pemerintah

bantenproNews – Dua warga Kota Tangerang tinggal di gubuk reyot tak jauh dari pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Keduanya yakni Enan dan Boni, sudah sembilan bulan tak bisa lagi merasakan kenyamanan tinggal di rumah.

Bangunan rumah warisan keluarga mereka yang berlokasi di RT 005/003 Kelurahan Kedaung Wetan, Neglasari, Kota Tangerang, itu tinggal kenangan. Kebakaran yang terjadi pada 27 April 2021 silam, membuat rumah dan seisinya musnah dilalap api. Enan dan Boni kini tinggal di sebuah gubuk dekat Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Kondisi Enan dan Boni digambarkan dalam tayangan Youtube yang diunggah IndoTV dan diterima bantenpro.id, Selasa (04/01/2022). Dalam video tersebut, Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo datang dan berdialog dengan Boni.

Gatot mendengar pengakuan dari Boni bahwa sejak rumahnya terbakar, tak pernah ada perhatian dari pemerintah daerah. Gatot berjanji menjadikan hal ini sebagai catatan khusus agar warga Kota Tangerang tak lagi merasa terabaikan pemerintah.

“Saya lagi kumpulkan dokumentasinya dulu buat saya kirimkan ke Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan,” kata Gatot kepada bantenpro.id, Selasa (04/01/2022).

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Widi Hastuti mengatakan, pihaknya bakal melakukan survei kondisi rumah Enan dan Boni tersebut.

Kata Widi, pihaknya sudah menerima usulan bantuan pihak Kelurahan Kedaung Wetan perihal perbaikan rumah Enan dan Boni.

Baca Juga :  167 Desa/Kelurahan di Kabupaten Tangerang Belum Tangguh Bencana

“Pak Kepala Bidang Perkim sudah koordinasi dengan Lurah Kedaung Wetan. Nanti akan disurvei oleh staf bidang Perkim,” kata Widi kepada bantenpro.id, Selasa (04/01/2022). (mst/bpro)r

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *