6 Buruh Tersangka Pidana, 2 Ditahan dan 4 Orang Dilepas

bantenproNews – Polisi telah menetapkan enam buruh pengunjuk rasa yang menerobos ruang kerja Gubernur Banten sebagai tersangka pelaku pidana.

Berdasarkan data yang diperoleh, keenam buruh yang menjadi tersangka yaitu OS warga Cisoka, Kabupaten Tangerang, MH warga Cikedal, Kabupaten Pandeglang, SR warga Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Kemudian AP warga Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, SH warga Citangkil, Kota Cilegon dan SWP warga Kresek, Kabupaten Tangerang.

Kepala Bidang Humas Polda Banten Ajun Komisaris Besar Shinto Silitonga mengatakan keenam tersangka sempat diamankan pada Sabtu 25 dan 26 Desember 2021 di beberapa lokasi di Provinsi Banten.

“Pascapelaporan, kurang dari 24 jam Ditreskrimum Polda Banten menangkap 6 orang buruh, pada Sabtu 25 Desember dan Minggu 26 Desember,” katanya saat press conference di Mapolda Banten, Senin (27/12/2021).

Baca Juga :  Buruh Dijerat Pasal Menghina Penguasa Usai Duduk dan Taruh Kaki di Meja Gubernur

Shinto menjelaskan, dari enam tersangka, dua orang berinisial OS dan MH ditahan. Sedangkan empat lainnya tidak dilakukan penahanan karena ancaman pidana di bawah lima tahun.

“Dua tersangka disangkakan pasal 170 KUHP tentang bersama-sama melakukan kekerasan terhadap barang, dan empat tersangka disangkakan pasal 270 KUHP tentang menghina kekuasaan yang ada di Indonesia,” jelasnya.

Shinto menambahkan kepolisian juga masih melakukan pengembangan, dan memburu pelaku perusakan pintu ruang kerja Gubernur Banten Wahidin Halim.

“Barang bukti yang diamankan video baik dari CCTV, maupun sumber lainnya,” tambahnya. (mst/bpro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *